Politik
25 Januari 2012, 12:50:04| Laporan Iping Supingah
Mahfud MD Menolak Jadi Kandidat Capres
suarasurabaya.net| Mahfud MD, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menolak menjadi kandidat calon presiden (Capres) pada 2014.
"Nggak, kalo saya jadi presiden pasti tidak akan banyak bicara, karena tidak ingin maka saya akan bicara apa saja yang diinginkan," kata Mahfud saat acara coffee morning Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) di Jakarta, Rabu (25/1/2012).
Namun demikian, Mahfud mengatakan bahwa hal tersebut pada akhirnya terpulang pada sejarah, terpulang pada situasi politik.
"Sedangkan saya sendiri tidak mau merencanakan, karena apabila saya merencanakan akan menjaga perasaan partai poltik (parpol), agar tidak tersinggung," kata Mahfud seperti dilansir Antara.
Kemungkinan adanya Capres dari calon independen, Mahfud menghargai adanya hal tersebut, karena tidak boleh sumber rekrutmen itu terbatas, apalagi terbatas dari parpol karena parpol harus disehatkan juga jadi bisa memperbanyak alternatif.
"Saat ini yang paling penting adalah gerakan politik, bukan partai politik .Jadi ini harus dilakukan masyarakat untuk melakukan perubahan-perubahan, karena saya katakan berpolitik itu ada dua, satu melalui partai politik, dua melalui gerakan politik, sekarang partai politik tumpul, jadi melalui gerakan politik," kata Mahfud.
Sementara itu, Direktur Riset Development Countries Studies Center (DCSC) Abdul Hakim menilai popularitas Mahfud akan mencuat menjelang 2014, namun hanya berpeluang kandidat calon wakil presiden saja.
"Partai-partai peserta Pemilu telah memiliki kandidat Capres masing-masing. Yang paling mungkin memang melihat kondisi partai politik yang memiliki kandidat capresnya maka Mahfud MD akan berpeluang menempati cawapres," kata Abdul Hakim di Jakarta, Sabtu (7/1/2012).
Menurut dia, Mahfud bisa saja dijagokan jadi capres, tetapi agak sulit karena Mahfud tidak punya "kendaraan politik" seperti kandidat lain.
"Jika Mahfud MD terus menunjukkan prestasinya dan popularitasnya meningkat maka kemungkinan dilirik kandidat Capres lain," ucapnya.
Meski demikian, kata dia, berbagai kemungkinan mengenai siapa tokoh yang pantas menjadi Capres dan Cawapres tersebut, masih akan bisa berubah. Apalagi beberapa bulan terakhir ini muncul tokoh baru, seperti Menteri BUMN Dahlan Iskan yang nama mulai dikait-kaitkan dengan Pilpres 2014.(ant/ipg)