Politik
20 Maret 2010, 23:37:37| Laporan Agita Sukma Listyanti
Hindari Budaya Narcis, RISMA-BAMBANG Gunakan Pola Apresiatif
suarasurabaya.net|
Bantahan bahwa aksi 100 % i love surabaya, risma&bambang not the others bukanlah kampanye disampaikan JAGAD HARISENO Koordinator Bidang Eksternal Tim Sukses RISMA-BAMBANG pasangan yang maju sebagai bakal calon walikota dan wakil walikota Pilwali Surabaya 2010.
Menurut JAGAD, acara tersebut hanyalah sebuah sosialisasi gerakan untuk memberikan apresiasi kepada para pendukung RISMA-BAMBANG. Lewat aksi ini, pihaknya ingin menunjukkan eksistensi dukungan dari kelompok anak muda.
"Tagline 100 % i love surabaya mengapresiasi dukungan terhadap RISMA-BAMBANG yang berpasangan dapam Pilwali. Seperti yang kita tahu. keduanya berada di birokrasi dan sudah ada bentuk konkritnya," ujarnya saat ditemui suarasurabaya.net, Sabtu (20/03).
Namun, diakui JAGAD, acara yang bertempat di Taman Bungkul itu adalah satu diantara rangkaian deklarasi pasagan RISMA-BAMBANG. Ditegaskannya, pihaknya tidak ingin menggunakan pola kampanye. Demikian pula pada masa kampanye nantinya, tim RISMA-BAMBANG lebih memilih model kampanye yang apresiatif dan tidak eksploitatif.
Ia tidak ingin menyuburkan budaya narcis yang banyak dipakai oleh pasangan bacawali-bacawawali. "Kita ingin memberikan nuansa yang berbeda di Pilkada 2010 ini. Kita hindari budaya narcis. Tanpa gambar semua orang tahu tentang kekuatan RISMA-BAMBANG," tutur JAGAD.
Terlebih lagi, RISMA merupakan wanita pertama yang maju sebagai walikota Surabaya. Karena itu, tim sukses pasangan yang diusung PDI Perjuangan ini akan mengedepankan hasil konkrit yang sudah mereka buat selama menjabat periode sebelumnya.
Itu pula yang menjadi alasan pemilihan Taman Bungkul sebagai lokasi sosialisasi. Kata JAGAD, tanpa bermaksud mengklaim, Taman Bungkul menjadi satu diantara ikon Surabaya hasil konkrit yang sudah dibuat RISMA-BAMBANG.
JAGAD pun tidak ingin memasang target tertentu untuk kalangan anak muda sebagai pendukung RISMA-BAMBANG. Yang pasti, lanjutnya, sosialisasi ini untuk merangkul semangat anak muda untuk lebih mencintai Surabaya dan menjadikannya lebih baik.(git)
Teks Foto :
- TRI RISMAHARINI bersama perwakilan anak muda dan DIDIT HAPE Pemibina Sanggar Alang-alang dalam sosialisasi 100 % i love surabaya.
Foto : GITA suarasurabaya.net