Politik
28 Juli 2010, 15:15:46| Laporan Eddy Prastyo
Angka Golput Pemilukada Sidoarjo 37,4 Persen
suarasurabaya.net| Tingkat golput di Pemilukada Sidoarjo mencapai 37,4 persen. BIMA ARIES DIYANTO anggota KPU Sidoarjo mengatakan tingginya partisipasi pemilih dalam pemilukada Sidoarjo lebih karena pemilihan hari pencoblosan yang tepat, yakni hari Minggu.
Kata BIMA, dengan demografi penduduk Sidoarjo yang rata-rata bekerja di Surabaya, akan sangat tidak menguntungkan jika coblosan digelar di hari kerja yang diliburkan. Sejak Pemilukada 2005, kata BIMA, coblosan hari Minggu memang tetap diberlakukan dan hasilnya terbukti efektif menekan angka golput.
Adapun kecamatan yang paling tinggi angka golputnya, yakni Kecamatan Waru yang mencapai hampir 50%. Kata BIMA, itu bisa dipahami lantaran Waru adalah daerah industri dan berbatasan langsung dengan Surabaya.
Pemilih yang cenderung bersifat urban, kata dia, lebih tidak peduli pada pemilukada. Begitupula di daerah perkotaan seperti di kecamatan kota Sidoarjo yang angka golputnya capai 43%.
Sedangkan kecamatan yang punya angka partisipasi tinggi, rata-rata berada di Sidoarjo bagian Barat, seperti Prambon (90%), Tarik (72%), Wonoayu (72%), dan Tulangan (71%).
Dari segi jenis kelamin pemilih, ternyata pemilih perempuan lebih dominan mencapai 424.338 atau 53%.
Untuk diketahui, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) dalam pemilukada Sidoarjo mencapai 1.286.613 orang dimana yang menggunakan hak pilih mencapai 791.938 orang.(edy)
Powered by Telkomsel BlackBerry ®