POLITIK

Simulasi: Kericuhan Warnai Penghitungan Suara Pilgub Jatim 2013

Laporan Dwi Yuli Handayani | Jumat, 05 Juli 2013 | 19:35 WIB
suarasurabaya.net - KPU Jatim mendadak ricuh karena ratusan massa pendukung satu diantara calon Gubernur tidak puas dengan penghitungan suara pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2013. Bahkan massa mulai anarkis dan mencoba menghadang pembawa kotak suara dan mengancam akan membakar KPU.

Pantauan suarasurabaya.net, di salah satu TPS petugas sempat mengamankan beberapa orang yang mencoba membuat ricuh. Selain itu juga ditemukan warga yang mencoba berbuat curang, tapi segera diamankan sebelum timbul salah paham.

Setelah penghitungan, kotak suara pun mendapat pengawalan ketat dari petugas Sabhara. Tapi di tengah jalan pengawalan ini dihadang ratusan massa yang tak puas dengan hasil penghitungan sementara. Massa tak puas hanya melakukan penghadangan kemudian massa malah bergeser ke kantor KPU Jatim. Kedatangan mereka langsung dihadang dengan petugas.

Tak hanya menyampaikan aspirasi, ratusan massa juga berusaha menerobos barikade polisi. Blokade polisi yang tak seimbang dengan jumlah massa akhirnya berganti dengan barikade tameng Sabhara dan diperkuat petugas satwa K-9.

Proses negosiasi terus dilakukan, tapi massa masih tak puas dan berusaha menerobos masuk ke Kantor KPU Jatim. Untuk memperkuat blokade pertahanan, barikade Brimob bertameng dan water canon dikerahkan. Massa semakin beringas, hingga akhirnya dibubarkan dengan semprotan water canon.

Meskipun ratusan massa sempat bubar, kali ini berbalik terjadi bentrok antar pendukung calon Gubernur Jatim. Ratusan massa dipisah oleh Brimob dengan menggunakan tembakan dan sempat jatuh korban lalu diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit.

Tak berhenti sampai di situ, kini giliran kantor Panwaslu justru mendapatkan teror dan terjadi penyanderaan tim sukses, petugas Anti Teror mengepung kantor panwaslu dan menyelamatkan sandera. Lantaran ada barang yang diduga bom, akhirnya dijinakkan oleh Gegana.

Namun kericuhan ini bukanlah kenyataan yang terjadi di Jawa Timur karena ini hanyalah sebentuk skenario simulasi persiapan pengamanan serta antisipasi kerusuhan yang terjadi saat pelaksanaan Pilgub Jatim 2013 yang digelar di halaman Mapolda Jatim.

"Simulasi ini juga digelar serentak di Satuan Wilayah (Satwil) di Polda Jatim. Tujuannya untuk mengetahui kesiapan anggota jelang Pilgub Jatim," kata Kombes Pol Awi Setiyono Kabid Humas Polda Jatim didampingi AKBP Suhartoyo Kasubid Penmas, Jumat (5/7/2013). (dwi/ipg)

Teks Foto :
- Satu diantara aksi simulasi pengamanan Pilgub Jatim di Mapolda Jatim, Jumat (5/7/2013).
Foto : Dwi suarasurabaya.net
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.