POLITIK

PDIP Akan Tetap Eksis Sebagai Partainya Wong Cilik

Laporan Jose Asmanu | Selasa, 10 Januari 2017 | 15:20 WIB
Joko Widodo Presiden saat menghadiri acara Ulang Tahun PDIP ke-44 di Jakarta. Foto : Setpres
suarasurabaya.net - Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDI Perjuangan dalam pidato politik saat hari ulang tahun PDIP ke-44 menyerukan, pada kader-kader PDIP agar PDIP tetap eksis sebagai partai wong cilik.

Sementara pada kader-kader partai yang duduk di eksekutif maupun legislatif harus benar-benar berjuang untuk kepentingan rakyat.

"Bagi kader partai yang berada di legislatif dan eksekutif, kalian tidak hanya dibutuhkan di negeri ini untuk mempertahankan kesatuan dan kebangsaan. Perlu disadari terutama bagi kader yang telah mendapat kepercayaan rakyat di eksekutif, saya tahu kalian bahkan saya adalah manusia biasa. Tentu sebagai manusia biasa, kita tidak luput dari kesalahan. Tetapi sebagai pemimpin, harus disadari pula bahwa jabatan yang kalian emban adalah jabatan politik. Kesalahan dalam keputusan politik tidak hanya berdampak bagi diri pribadi dan keluarga. Kesalahan tersebut berdampak pada kehidupan seluruh rakyat. Karena itu hati-hatilah dalam membuat keputusan-keputusan politik baik itu berupa perkataan, tindakan, produk politik baik berupa kebijakan politik legislasi maupun kebijakan politik anggaran. Kader-kader yang saya cintai, luangkan waktu untuk merenung, sudah tepatkan langkah-langkah yang kalian ambil atas jabatan yang telah diberikan oleh rakyat ataukah justru sebaliknya. Jangan kalianjustru menjadi bagian dari orang-orang yang menindas dan menyengsarakan rakyat dengan kekuasaan yang sebenarnya justru merupakan amanah dari rakyat," kata Megawati.

Sementara itu, Joko Widodo Presiden beserta Jusuf Kalla Wakil Presiden juga menghadiri acara Ulang Tahun PDIP ke-44 di Jakarta, Selasa (10/1/2017) itu.

Jokowi Presiden dalam sambutannya memberikan laporan tentang keberhasilan-keberhasilannya dalam memimpin pemerintahan menyangkut masalah ekonomi, kesenjangan sosial dan masalah politik di Tanah Air. (dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA