POLITIK

Masyarakat Madura Satu Suara Dukung Anis Sandi

Laporan Jose Asmanu | Senin, 20 Maret 2017 | 12:23 WIB
Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor 3. Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Partai Demokrat yang bersikap non blok di putaran ke dua Pilgub DKI, alias tidak memihak salah satu pasangan calon baik Ahok-Djarot ataupun Anis Sandi, membuat Ahok dan Anis berkeja keras.

Dua kandidat Gubernur DKI yang akan berusaha sekuat tenaga untuk merebut suara pendukung Agus Harimurti sebesar 17 persen yang diperolehnya di putaran pertama.

Kubu Ahok Jarot maupun Timses Anis Sandi, berkeyakinan, untuk memenangkan putaran ke dua, tidak ada cara lain, harus bisa merebut suara pendukung Agus Sylvi sebanyak banyaknya.

Perolehan suara Ahok pertama terpaut tipis dengan suara Anis, sekitar 3 persen dari suara yang sah.

Minggu kemarin, sebagian pendukung Agus Sylvi di wilayah Jakarta mendeklarasikan diri pindah ke lain hati mendukung Ahok.

Senin (20/3/2017), Anis Sandi mendapat amunisi baru dari masyarakat Madura di Jakarta.

Masyarakat madura yang sebelumnya mendukung Agus, sekarang beralih mendukung Anis, setelah berkonsultasi dengan Ali Badri tokoh masyarakat Madura.

Ali Badri sengaja diundang ke Jakarta untuk menguatkan sikap masyarakat Madura, mendukung Anis Sandi, benar atau salah.

Kepada suarasurabaya.net di Jakarta, Ali Badri mengatakan, masyarakat Madura mendukung Anis atas kesadaran sendiri. Dia hanya dimintai pendapat pantas atau tidak pantas. Ali Badri pun menjawab pantas, dan harus kompak tidak seperti putaran satu.

Suara masyarakat Madura yang jumlahnya cukup signifikan, pada putaran pertama terpecah, ada yang ke Agus, Ahok dan Anis. Sekarang hanya satu pilihan. Anis kata Ali Badri.

Jarot Saiful Hidayat, mengatakan sudah punya strategi untuk merebut bola muntah dari tangan Agus Sylvi. Hasilnya akan dibuktikan saat pemungutan suara 19 April 2017 nanti.(jos/ana/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA