POLITIK

Kepolisian Indonesia Minta Pilkada 2018 Tidak Bawa Isu SARA

Laporan Dwi Yuli Handayani | Kamis, 18 Mei 2017 | 12:52 WIB
suarasurabaya.net - Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kepolisian Indonesia meminta semua pihak tidak memakai isu dan wacana SARA dalam Pilkada 2018 mendatang.

"Jangan pernah gunakan SARA dalam Pilkada, dulu sangat dilarang. Tapi Pilkada DKI menggunakan hal itu. Ke depan jangan gunakan SARA untuk Pilkada," kata Rikwanto, di Baubau, Sulawesi Tenggara, Kamis (18/5/2017) seperti dilansir Antara.

Ia merujuk pada isu SARA begitu kental disuarakan berbagai pihak dalam Pilkada DKI Jakarta pada 2017.

Dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, banyak kata2 hujatan yang disuarakan di media sosial. Pihaknya menyayangkan itu terjadi. Pada sisi lain, terdapat banyak latar belakang dan kepentingan penyebab hal itu terjadi.

Dia meminta masyarakat berhati-hati dalam menggunakan media sosial sehingga tidak mudah terbawa arus yang dapat mengakibatkan perpecahan di masyarakat.

"Hati-hati menggunakan media sosial, pererat persatuan. Intensifkan diskusi, hargai perbedaan pendapat," katanya. (ant/dwi)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA