POLITIK

Khofifah Mengaku Cukup Dukungan Parpol

Laporan Fatkhurohman Taufik | Rabu, 13 September 2017 | 19:22 WIB
suarasurabaya.net - Khofifah Indar Parawansa Menteri Sosial mengklaim telah mendapatkan dukungan dari sejumlah partai politik untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018. Dukungan ini menurut dia sudah cukup dan saat ini tinggal melakukan konsolidasi.

"Saya ingin sampaikan kalau dari partai yang memberikan dukungan ke saya sudah cukup, jikalau pada saatnya saya mengambil keputusan untuk maju, sudah tinggal memberangkatkan," kata Khofifah di Surabaya, Rabu (13/9/2017).

Namun, dia mengaku masih menunggu saat yang tepat untuk melapor dahulu ke presiden, hal itu dilakukan apabila sudah mengambil keputusan bertarung dalam pelaksanaan Pilkada Jawa Timur.

"Beri kesempatan saya untuk konsolidasikan semuanya, sebab saya masih menunggu saat yang tepat untuk melapor dulu ke presiden," kata Khofifah yang ditemui usai acara Pemantapan Pendamping dan Operator Program Keluarga Harapan (PKH) di Surabaya.

Sementara itu, ketika ditanya terkait rencana deklarasi tim pemenangan kesiapan maju Pilkada Jatim 2018, Khofiah juga belum bisa memastikan, dan meminta untuk menunggu saja.

Pelaksanaan Pilkada Jatim akan berlangsung pada tahun 2018 dan beberapa partai politik sejak Juni 2017 sudah membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin maju menjadi bakal calon gubernur di wilayah itu.

Berbagai kalangan mulai dari politisi, pengusaha dan beberapa pejabat di beberapa daerah sudah mulai mendapatkan dorongan dari warganya untuk maju menjadi pimpinan tertinggi di Jawa Timur.

Beberapa nama yang sudah mulai muncul ke publik dan siap berkompetisi pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang berlangsung lima tahun sekali tersebut, antara lain Saifullah Yusuf Wakil Gubernur Jatim; Abdullah Azwar Anas Bupati Banyuwangi; Khofifah Indar Parawansa Menteri Sosial dan La Nyalla Mahmud Mattalitti, Ketua Umum Kadin Jatim. (ant/fik/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.