POLITIK

Pendemo Mengamuk di Kantor Kemendagri, Sejumlah Pegawai Terluka

Laporan Muchlis Fadjarudin | Rabu, 11 Oktober 2017 | 20:40 WIB
suarasurabaya.net - Puluhan pendemo masalah pilkada Tolikara Papua awalnya ingin bertemu dengan Tjahjo Kumolo Mendagri. Karena tidak kesampaian akhirnya mereka yang mengatasnamakan Barisan Merah Putih Tolikara ini mengamuk.

Berawal dari aksi lempar-melempar batu menyusul ketidakpuasan para pendemo atas kekalahan calon Bupati kabupaten Tolikora, Papua, mereka kemudian merangsek masuk dan memecahkan kaca kantor Kemendagri.

Keributan terjadi pada Rabu (11/10/2017) sekitar pukul 15.00 WIB. Para pendemo tersebut akhirnya keluar dari kantor Kemendagri setelah para pegawai dan petugas keamanan keluar dan melawan. Tetapi sejumlah pegawai juga mengalami luka-luka karena bentrokan tersebut.

Diduga mereka adalah pendukung salah seorang calon Bupati Kabupaten Tolikara, Papua di Pilkada 2017 yang sebenarnya ingin melakukan pertemuan untuk membahas sengketa Pilkada 2017 di Tolikara.

AKBP Asfuri Kepala Bagian Operasional Polres Metro Jakarta Pusat, membenarkan adanya keributan disana.

"Iya sempat lempar-lemparan batu tadi," ujar Asfuri,

Akibat aksi demo anarkis tersebut beberapa pot dan kaca disana rusak. Sebuah mobil dinas Dirjen pun ada yang rusak. Korban luka juga yang dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.

Asfuri menyebut, ada juga beberapa orang yang diamankan polisi akibat hal itu. Namun ia tak menyebutkan jumlahnya.

"Kami amankan di Polda, kami serahkan ke Krimum. Langsung ke krimum saja minta keterangan lengkapnya," ujarnya.

Sementara Tjahjo Kumolo saat diwawancarai sebuah stasiun televisi menyatakan kalau dia sedang tidak ada di tempat karena sedang ke Surabaya hari ini.

Kata dia, para pendemo itu sudah berhari-hari datang ke kantor Kemendagri dan sudah ditemui Dirjen Otoda. Kemendagri tidak bisa berbuat apa-apa karena perkara Pilkada Tolikara sudah diputus di Mahkamah Konstitusi.

"Semua sudah diselesaikan di Mahkamah Konstitusi. Sehingga Kemendagri tidak berwenang mengubah keputusan Pilkada tersebut," kata Tjahjo.(faz/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.