POLITIK

Gus Solah Sarankan Dua Cagub NU Bertemu, Gus Ipul: Dialog Itu Baik, Berbeda Itu Biasa

Laporan Denza Perdana | Selasa, 14 November 2017 | 18:28 WIB
Salahuddin Wahid Ulama Nahdlatul Ulama. Foto: Kabar Islami
suarasurabaya.net - Salahuddin Wahid Ulama Nahdlatul Ulama yang kini menjadi Pengurus Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, menyarankan agar dua bakal calon gubernur di Pilgub Jatim 2018 saling bertemu.

Tujuannya, kata ulama yang juga Ketua Tim 9 berisi kiai pendukung Khofifah itu mengatakan, pertemuan iru agar terjadi dialog antara keduanya dan menyepakati penerapan etika berkampanye dalam tahapan kontestasi pemilihan kepala daerah di Jawa Timur ini.

"Yang namanya dialog itu bagus, komunikasi bagus. Tapi saya meyakini masyarakat Jawa Timur sudah punya kesadaran tinggi untuk berdemokrasi. Lebih-lebih di kalangan Nahdlatul Ulama," kata Saifullah Yusuf, bakal cagub yang akan diusung Koalisi PDI Perjuangan dan PKB.

Gus Ipul mengatakan, perbedaan pandangan antarkelompok masyarakat di dalam Organisasi NU di Jatim, bukan sekali ini terjadi. Tapi juga terjadi pada Pemilu sebelumnya di Jatim.

"Selalu ada perbedaan pandangan, pendapat. Melihat satu masalah saja ada perbedaan. Tapi yang terpenting, dari awal, kan, memang para ulama ini semangatnya sama, untuk berbagi peran, untuk berbagi pekerjaan," ujarnya.

Kalangan NU, kata Gus Ipul, juga menginginkan para kadernya berada di berbagai posisi. Baik di legislatif, atau di pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat.

"Tapi kalau tidak bisa, ya, tidak apa-apa. Itu adalah seruan moral. Sudah sering perbedaan seperti itu. Waktu NU mendirikan partai, tidak semua bisa sependapat. Perbedaan sudah menjadi tradisi dari Nahdlatul Ulama," ujarnya.

Sementara itu, Gus Ipul memastikan akan menghadiri rapat kerja cabang khusus (Rakercabsus) PDI Perjuangan di Surabaya.

"InsyaAllah saya datang. Sebisa mungkin saya bersilaturahmi dengan PDIP dan PKB. Saya akan bersilaturahmi dengan kader partai ke berbagai kabupaten/kota, sekaligus memohon bantuan agar menyampaikan sosok kami, juga visi dan misi kami, dengan cara yang baik," ujarnya.

Gus Ipul mengatakan, saat ini Tim Pemenangan pasangan Gus Ipul-Abdullah Azwar Anas dari Koalisi PDI Perjuangan dan PKB masih dalam proses pembentukan.

"Skup-skup-nya sudah selesai dibahas, konsep untuk mengisi struktur juga sudah disepakati, tinggal nama-namanya. Ketua tim pemenangan masih dibahas. Tapi yang jelas, ketua partai tidak mungkin menjadi ketua tim pemenangan. Mereka pada posisi penasihat," katanya.

Selain Tim Pemenangan dari partai, Gus Ipul juga menyebutkan ada tim yang memang atas inisatif partai masing-masing yang akan bergerak untuk memenangkan dirinya dan Anas.

"Jalan semua. Ada juga relawan. Silakan, tapi saya minta relawan bertindak sesuai ketentuan yang ada. Jangan membebani masyarakat dengan macam-macam urusan. Namanya relawan ya sukarela," ujarnya.(den/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.