POLITIK

Marsekal Hadi Tjahjanto Tinggal Menunggu Pelantikan Jadi Panglima TNI

Laporan Muchlis Fadjarudin | Kamis, 07 Desember 2017 | 17:38 WIB
Marsekal Hadi Tjahjanto di Rapat Paripurna DPR RI. Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Marsekal Hadi Tjahjanto tinggal selangkah lagi untuk dilantik Jokowi Presiden menjadi Panglima TNI.

Kepastian ini sesudah Rapat Paripurna DPR RI secara aklamasi menyetujui Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI. Dalam rapat yang dipimpin Fadli Zon Wakil ketua DPR RI, diawali dengan laporan oleh Abdul Kharis Almasyhari Ketua Komisi I.

Kharis melaporkan proses uji kelayakan dan kepatutan terhadap Hadi Tjahjanto yang dimulai dengan diterimanya surat Joko Widodo Presiden kepada Pimpinan DPR yang berisi pengajuan calon tunggal Panglima TNI.

Kata dia, pimpinan DPR kemudian menyampaikan surat presiden tersebut ke rapat Paripurna yang kemudian ditindaklanjuti Komisi I untuk menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan.

Dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan tersebut, kata Kharis, Komisi I menyetujui Hadi Tjahjanto untuk diangkat menjadi Panglima TNI menggantikan Gatot Nurmantyo.

Setelah Ketua Komisi I selesai melaporkan ke Paripurna, Fadli Zon kemudian menanyakan kepada seluruh anggota dewan untuk persetujuannya. Akhirnya seluruh anggota dewan pun secara aklamasi menyetujuinya.

"Sidang dewan yang terhormat, setelah mendengar laporan ketua Komisi I tentang pencalonan Marsekal Hadi Tjahjanto untuk diangkat menjadi Panglima TNI, apakah disetujui?," tanya Fadli yang disambut kata setuju dari seluruh anggota dewan, Kamis (7/12/2017).

Setelah diketok Palu tanda disetujui, Fadli mempersilakan Hadi Tjahjanto untuk berdiri di depan rapat Paripurna untuk diperkenalkan kepada seluruh anggota dewan yang hadir.

Hadi Tjahjanto kemudian berdiri di depan dan memberi hormat kepada seluruh anggota dewan, yang kemudian bersalam-salaman dengan para pimpinan DPR.(faz/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA