POLITIK

Bambang Soesatyo Calon Kuat Ketua DPR

Laporan Muchlis Fadjarudin | Kamis, 11 Januari 2018 | 20:05 WIB
Zainudin Amali Ketua DPP Partai Golkar. Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Nama-nama calon Ketua DPR memang mencuat tiga nama, masing-masing Agus Gumiwang Kartasasmita, Azis Syamsudin, dan Bambang Soesatyo.

Tetapi, nama Bambang Soesatyo paling kuat diantara dua kawannya tersebut. Ini ditegaskan oleh Zainudin Amali Ketua DPP Partai Golkar.

"Menurut perkiraan peluang paling besar Pak Bambang Soesatyo," ujar Zainudin di sela-sela rapat pleno fraksi yang dihadiri Airlangga Hartarto Ketua Umum Partai Golkar di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Untuk kepastiannya, Zainudin mengatakan lebih baik menunggu pengumuman resmi dari Ketua Umum Golkar yang diyakini sudah mengantongi satu nama calon Ketua DPR RI.

"Tapi tunggulah pengumuman resmi dari Ketua Umum. Tetapi saya memperkirakan saat ini sudah," kata dia.

Zainudin memastikan Surat Keputusan (SK) Ketua DPR akan diserahkan ke pimpinan DPR, Minggu depan.

"Minggu depan kita akan sampaikan ke pimpinan DPR dari Partai Golkar dan Fraksi Partai Golkar tentang siapa yang menggantikan Pak Setya Novanto sebagai ketua DPR," jelasnya.‎

Dia mengatakan, ketua umum sudah mempertimbangkan siapa yang pantas dan layak untuk dicalonkan menjadi ketua DPR, dan siapapun yang diusulkan oleh ketua umum harus mendapat dukungan semua anggota fraksi.

Sementara Airlangga Hartarto Ketua Umum Partai Golkar mengaku sudah mengantongi nama calon ketua DPR pengganti Setya Novanto. Airlangga akan mengumumkan minggu depan.

"Sudah ada ini di kantong saya nama calon Ketua DPR. Nih kertasnya," ujar Airlangga sambil mengambil kertas dari sakunya dan memasukan kembali usai Rapat Pleno Fraksi. (faz/bid)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.