POLITIK

Soekarwo: Khofifah-Emil Sudah Saatnya Dekati Masyarakat

Laporan Zumrotul Abidin | Jumat, 12 Januari 2018 | 12:36 WIB
Soekarwo Gubernur Jatim sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jatim. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Partai pengusung pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak telah memberikan masukan agar dua kandidat ini segera memisahkan diri dalam kerja kampanyenya.

Soekarwo Ketua DPD Partai Demokrat Jatim mengatakan, partai pengusung telah konsolidasi untuk memberikan saran kepada Khofifah-Emil agar segera memisahkan diri dalam kampanye. Sudah saatnya mereka berdua masing-masing mendekatkan diri kepada masyarakat untuk lebih banyak mendengar suara rakyat dan keinginan rakyat.

"Waktunya untuk pisah, sendiri-sendiri ketemu dengan masyarakat meet the people. Dikurangi ceramah-ceramahnya, ketemu menyapa itu lebih bagus dengan prinsip masyarakat sudah cerdas semua. Jangan berfikir rakyat itu masih belum cerdas," kata Soekarwo di Gedung Negara Grahadi Jl Gubernur Suryo Surabaya, Jumat (12/1/2018).

Menurut Soekarwo, waktu 5 bulan sampai pencoblosan itu panjang sekali, maka dari itu Khofifah-Emil harus benar-benar mendengar isu masyarakat di bawah.

"Isunya jangan itu-itu saja. Tapi ada pendekatan kewilayahan dan pendekatan budaya. Peta politik daerah telah kami buat surveinya dan sudah diberikan kepada dua aktor itu," katanya.

Soekarwo menegaskan, Khofifah-Emil tidak boleh meremehkan daerah-daerah tertentu di Jatim. Semua daerah harus dipanasi mesin politiknya. Khusus daerah Madura, kata Soekarwo, sekarang ini kesadarannya sudah tinggi akan politik. Hanya saja membutuhkan figur leadership yang kuat saja.

"Semua daerah harus jadi prioritas. Kesadaran masyarakat daerah Madura sudah tinggi, hanya perlu leader yang bisa membawa voters di Madura itu," katanya. (bid/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA