POLITIK

Kapolri: Situasi Seperti Pilkada DKI Jakarta, Kecil Kemungkinan Terjadi di Pilkada Serentak 2018

Laporan Muchlis Fadjarudin | Rabu, 14 Maret 2018 | 14:38 WIB
Rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3/2018). Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Jenderal Tito Karnavian Kapolri menegaskan kalau situasi seperti Pilkada DKI Jakarta, kecil kemungkinan akan terjadi di Pilkada Serentak 2018.

"Dalam rangka untuk mendinginkan dan mencegah potensi konflik kami lihat Pilkada serentak ini dalam berbagai kesempatan sudah kami sampaikan, kemungkinan situasi yang mungkin kurang begitu bagus seperti Pilkada DKI, kecil kemungkinan akan terjadi di 171 wilayah," ujar Kapolri dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Kata Tito, pada kasus di Pilkada DKI Jakarta, paling tidak ada empat faktor yang membuat situasinya relatif cukup memanas.

Pertama latar belakang salah satu pasangan calon, kedua faktor agama maupun keturunan, ketiga faktor kemungkinan ada beberapa pihak yang kurang nyaman dengan cara berbicara salah satu pasangan calon, dan keempat yaitu partai pendukung pemerintah serta partai oposisi pada posisi yang berseberangan dengan calon masing-masing.

Namun, di 171 wilayah Pilkada serentak ini, kata dia, Polri melihat bahwa unsur yang ke empat itu cukup signifikan untuk tidak terjadi, karena banyak sekali antara partai pendukung pemerintah dengan partai oposisi berkoalisi dalam mengusung calon tertentu sehingga ini justru menjadi faktor pendingin Pilkada.

"Di samping itu juga berbagai isu seperti latar belakang agama, latar belakang suku atau ras yang sensitif tidak banyak muncul di semua wilayah," jelas Tito.

Menurut Kapolri, kemungkinan ada satu atau dua tertentu yang mempunyai faktor itu, dan tentu akan Polri beri pengamanan khusus di tempat itu.

"Terutama mendinginkan suasana kemudian menyiapkan pasukan yang khusus di daerah itu," tegas Tito.

Menurut Kapolri, kemungkinan ada satu atau dua tertentu yang mempunyai faktor itu, dan tentu akan Polri beri pengamanan khusus di tempat itu.

"Terutama mendinginkan suasana kemudian menyiapkan pasukan yang khusus di daerah itu," tegas Tito. (faz/ino/iss)
Editor: Ika Suryani Syarief



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.