POLITIK

Diisukan Berpasangan Dengan JK atau Anies, AHY: Semua Belum Pasti

Laporan Muchlis Fadjarudin | Rabu, 13 Juni 2018 | 15:51 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono Komandan Gabungan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat. Foto: Faiz suarasuarabaya.net
suarasurabaya.net - Agus Harimurti Yudhoyono Komandan Gabungan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat belakangan ini santer disebut-sebut akan berpasangan dengan Jusuf Kalla atau Anies Baswedan dalam Pilpres 2019.

Menyikapi hal tersebut, AHY mengatakan kalau partainya belum menentukan siapa calonnya yang akan maju dalam Pilpres nanti karena situasi politik masih cair.

"Politik kita sampai dengan hari ini cair. Saya dimana-mana ditanyakan hal yang serupa. Saya baru kembali tadi malam dari Kalimantan Timur setelah melakukan dua hari perjalanan di Balikpapan, Kutai Kartanegara dan Samarinda dan dari masyarakat serupa pertanyaannya, bagaimana 2019 koalisi partai Capres-Cawapres," ujar Agus di AHY Foundation, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2018).

Menurut dia, ketika ada isu skenario yang dibangun oleh publik maupun oleh Elit politik kita, kita tidak tahu persis siapa yang pertama kali membangun.

"Sampai dengan hari ini tidak ada yang bisa memastikan seperti apa koalisi itu akan terjadi," kata dia.

AHY mengingatkan kalau sekarang bulan Juni dan batas waktu pendaftaran Capres-cawapres adalah sampai dengan10 Agustus 2018.

"Jadi sampai dengan 10 Agustus, malam hari ya, semua masih bisa berubah saya tidak mengatakan akan berubah tapi masih bisa atau memungkinkan terjadinya perubahan. Mengapa? karena masih-masing parpol Elit politik punya hitung-hitungan masing-masing, punya kepentingan dan juga ekspektasi masing-masing, oleh karena itu akan terus cair," kata AHY.

Dia menegaskan, semua pilihan, pasti akan dipertimbangkan, dihitung dengan cermat, harus disesuaikan antara semangat dan optimisme, tetapi juga dengan realitas politik harus ketemu.

"Semangat apapun kita harus yakin apakah ada tiket 20 persen presidential threshold?" kata AHY bertanya. (faz/dwi)‎
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.