POLITIK

Fraksi PKB MPR Bangga Nama Cak Imin Masuk di Kantong Jokowi

Laporan Muchlis Fadjarudin | Selasa, 17 Juli 2018 | 21:28 WIB
Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz Sekretaris FPKB MPR RI. Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz Sekretaris FPKB MPR RI menyatakan bangga atas masuknya nama Muhaimin Iskandar Ketum PKB, sebagai salah satu tokoh dari lima nama cawapres Jokowi dalam pilpres 2019 mendatang.

"Apapun hasilnya, dan siapapun yang dipilih oleh Pak Jokowi, untuk saat ini, saya tetap bersyukur karena nama Cak Imin sudah di kantong Pak Jokowi. Bapak Presiden tentu memiliki pertimbangan matang sehingga dengan lantang berani menyatakan Cak Imin sebagai salah satu cawapresnya," tegas Neng Eem, Selasa (17/7/2018).

Menurut Neng Eem, profil Cak Imin memang pantas untuk dipertimbangkan sebagai cawapres untuk memperkuat posisinya di Pilpres 2019.

"Cak Imin ini kan termasuk tokoh pergerakan yang masih muda dan berpotensi besar untuk bisa meraup suara pemilih di kalangan Islam perkotaan dan milenial," ujarnya.

Perjalanan panjang Cak Imin dalam pentas politik juga telah membuktikan kemampuannya dan kontribusinya pada jalannya demokrasi dan politik kebangsaan di Indonesia.

Selain itu posisi Cak Imin sebagai kader Nahdlatul Ulama (NU) yang telah lama merepresentasikan Islam Indonesia yang moderat.

"Jadi, eksistensi suara kaum nahdliyin tidak bisa diremehkan karena NU merupakan organisasi Islam terbesar yang anggotanya hingga 50-an juta jiwa," kata Neng Eem.

Karena itu, besarnya dukungan masyarakat terhadap pencalonan Cak Imin sebagai cawapres dapat dilihat dari maraknya pembentukan posko relawan Cak Imin Untuk Indonesia atau Posko Cinta.

"Jumlah Posko Cinta ini terus bertambah. Sekarang ini jumlahnya sudah mencapai 23.000-an. Untuk dapil (daerah pemilihan) saya saja, yaitu Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor, ada sekitar 600-an Posko Cinta," kata dia.

Tidak hanya itu, kata Neng Eem, pembentukan Posko Cinta ini juga diikuti dengan banyaknya elemen masyarakat yang menyampaikan dukungannya kepada Cak Imin dengan mendeklarasikan Jokowi-Cak Imin atau disingkat JOIN.

"Deklarasi JOIN menunjukkan keseriusan relawan dalam memberikan dukungannya pada pasangan Jokowi-Cak Imin. Dengan maraknya pembentukan Posko Cinta dan deklarasi JOIN, saya optimis pasangan ini akan sukses pada Pilpres 2019 mendatang," jelas Neng Eem.

Saat meninjau venue di komplek Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu (14/7/2018) lalu, Presiden Jokowi menyatakan bahwa Muhaimin Iskandar alias Cak Imin merupakan satu dari lima nama cawapres yang akan menjadi pendampingnya pada Pilpres 2019.

Presiden tidak menyebutkan empat nama lainnya, namun di media massa beredar beberapa nama yang kemungkinan juga tengah dipertimbangkan oleh Presiden Jokowi diantaranya Airlangga Hartarto Ketua Umum Partai Golkar, Mahfud MD anggota Dewan Pengarah UKP PIP dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, dan Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) Gubernur Nusa Tenggara Barat.(faz/iss/ipg)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.