POLITIK

Kado Ultah AHY, Gagal Jadi Cawapres

Laporan Muchlis Fadjarudin | Jumat, 10 Agustus 2018 | 17:31 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan Pemilu Partai Demokrat. Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Hari ini (10/8/2018), 40 tahun lalu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lahir. Diusianya yang ke 40 tahun ini, AHY mengaku mendapat pelajaran yang paling berharga.

Menurut dia, tidak mudah untuk meraih cita-cita dalam hidup ini.

"Yang saya Petik di usia saya yang ke 40 tahun ini adalah bahwa tidak ada jalan yang lunak untuk bisa mencapai sebuah cita cita dan tujuan yang besar," ujar AHY di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (10/8/2018).

Kata AHY, tidak ada pemimpin hebat yang terlahir tanpa proses penempaan ujian dan tantangan yang berarti. Tetapi, sebelum manusia menutup mata, maka tidak ada kata akhir dalam perjuangan dan juga tidak ada kata sia-sia.

Dia mengucapkan terima kasih kepada segenap kader Demokrat dan juga berbagai kalangan masyarakat, khususnya generasi muda yang berharap dan juga mendorongnya untuk maju berpartisipasi dalam kontestasi pemilihan presiden 2019 mendatang. Mereka tentunya berharap hadirnya perubahan dan juga kemajuan negeri ini.

AHY mengucapkan permintaan maaf kepada kader dan masyarakat yang memintanya maju sebagai Cawapres.

"Saya telah berupaya semaksimal mungkin. Selama kurang lebih satu tahun terakhir, saya juga berkeliling Nusantara untuk mendengarkan menyerap aspirasi masyarakat dan tentunya saya mohon maaf yang sebesar besarnya jika karena berbagai faktor, maka saya belum memiliki peluang untuk bisa menjadi Cawapres sebagaimana yang diharapkan yang diinginkan kader demokrat serta berbagai lapisan masyarakat tadi," tegasnya.

Dia dapat memahami dan menangkap adanya rasa sedih dan rasa kecewa, bahkan marah dari sebagian pendukungnya melihat situasi ini.

"Tapi saya mengajak agar kita semua dapat menerima takdir Allah SWT, menerima realitas ini dengan baik dan dengan ikhlas," jelasnya.

AHY meyakini kalau ini adalah yang terbaik untuknya secara pribadi dan juga untuk semua sebagai bangsa Indonesia.

Setelah berikhtiar kurang lebih satu tahun terakhir, berkomunikasi dengan berbagai pihak dan juga setelah melewati hari-hari dan malam-malam yang panjang seperti yang sudah dicapai bersama, kata AHY, baru saja majelis tinggi partai Demokrat memutuskan untuk mengusung pasangan calon Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai calon presiden dan calon wakil presiden republik Indonesia periode 2019-2024 mendatang.

Menurut AHY , sebagai kader inti Demokrat, maka, dia memberikan dukungan penuh demi kesuksesan dan demi kemenangan pasangan calon Prabowo-Sandi ini dalam kontestasi pemilihan presiden 2019 mendatang.

"Ini adalah kesempatan yang baik kepada anda untuk kita semua sebagai warga negara Indonesia dalam sebuah pesta demokrasi yang tentunya kita berharap akan melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik bagi rakyat, bangsa dan negara yang sama-sama kita cintai," ujar dia.

AHY juga mengucapkan selamat berkompetisi kepada calon presiden dan wakil presiden yaitu Jokowi Widodo dan Ma`ruf Amin.

"Semoga kompetisi politik yang tentunya sudah kita prediksi akan berlangsung dengan kompetitif, mudah-mudahan dapat berjalan secara fair adil dan demokratis," pungkas AHY. (faz/bas/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.