POLITIK

Prabowo Geram dengan Meme Berkarir Ojek Daring Setelah Lulus Sekolah

Laporan Muchlis Fadjarudin | Rabu, 21 November 2018 | 17:15 WIB
Prabowo Subianto Capres nomor urut 02 dalam Indonesia Economic Forum di hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018). Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Prabowo Subianto Calon Presiden Nomor urut 02 mengaku geram dengan beredarnya gambar meme yang terkesan merendahkan perjalanan karir anak muda Indonesia yang harus menjadi seorang sopir ojek daring ketika lulus dari bangku sekolah. Meski hal itu memang fenomena nyata yang harus dijalani anak muda Indonesia karena sulitnya mendapatkan pekerjaan dan mahalnya biaya sekolah di perguruan tinggi.

"Saya ingin mengakhiri presentasi ini dengan realita yang sedih namun juga kejam. Ini adalah meme yang sedang tersebar di internet. Jalur karir seorang anak muda Indonesia. Yang paling kanan adalah topi sekolah dasar, topi sekolah menengah pertama dan setelah dia lulus dari sekolah menengah atas, dia menjadi sopir ojek, ini adalah realita yang kejam," kata Prabowo saat menjadi pembicara di dalam Indonesia Economic Forum yang digelar di Hotel Shangrila, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Prabowo menjelaskan, atas dasar fenomena itu, maka dirinya akan berjuang sebaik mungkin untuk menciptakan dan membuka pintu peluang usaha serta lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk rakyat Indonesia. Selain itu, dia juga akan mengupayakan peningkatan kualitas hidup dan pendidikan bagi anak-anak Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik.

Prabowo juga mengaku tidak bahagia dengan jalur karir anak muda Indonesia seperti yang ada dalam meme itu.

"Ini yang menjadi pendorong di dalam diri saya untuk menyejahterakan anak-anak Indonesia. Saya tidak merasa bahagia dengan jalur karir seperti ini. Saya ingin pemuda Indonesia menjadi pengusaha, menjadi orang teknik, menjadi pilot, untuk mempunyai kafe, perusahaan, perkebunan, bukan hanya menjadi kuli di negara sendiri. Inilah yang mendorong saya," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, audiens bernama Farid dari Sumbawa mengakui meme itu fakta kehidupan yang terjadi di Indonesia. Bahkan, di daerah asalnya dan di wilayah timur Indonesia, ruang-ruang pelatihan UMKM sulit dilakukan karena terbentur regulasi yang ada. Dia berharap anak-anak muda di wilayah timur Indonesia bisa menjadi seorang wiraswasta yang mampu mengangkat derajat perekonomian keluarganya untuk menjalankan kehidupan yang lebih baik.

"Di daerah timur tidak sama di Jawa, di sana untuk mendapatkan ruang pelatihan dan sebagainya itu agak susah. Lalu jika Pak Prabowo terpilih memenangkan Pilpres 2019, kami membutuhkan bantuan bapak untuk mengembangkan kami yang ada di timur, untuk memotong gambar terakhir di presentasi helm untuk menjadi wirausaha," kata Farid.

Mendengar pernyataan tersebut, Prabowo pun menjawab bahwa dirinya bersama dengan Sandiaga Salahuddin Uno akan fokus berjuang untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia termasuk masyarakat yang berada di timur Indonesia. Ia juga tidak ingin meme dan fakta perjalanan karir anak muda Indonesia tersebut menjadi langgeng.

"Ya saya kira anda bisa memperhatikan bahwa itu memang fokus perjuangan kami. Justru kami tidak ingin gambar terakhir langgeng. Kita ingin hilangkan gambar itu. Maka kita harus punya pengelolaan ekonomi yang bagus, kita harus punya pemerintahan yang bersih supaya tidak ada kebocoran, atau kebocorannya bisa dikurangi. Dengan demikian, uang itu bisa kita salurkan untuk pemberdayaan rakyat," jelas Prabowo.

"Itu adalah komitmen bagi kami untuk mengurangi kebocoran yang terjadi dalam ekonomi kita ini, kami ingin mengalihkan sumber daya kita yang hilang dan mempertahankan sumber daya ini, mencegah kebocoran, dan meningkatkan rasio pajak sehingga kita dapat memiliki dana dan sumber daya untuk mengalihkannya ke Indonesia Timur," pungkas dia. (faz/nin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.