POLITIK

Lewat Doodle Art, Ajak Milenial Anti Golput di Pemilu 2019

Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 15 April 2019 | 19:17 WIB
Valencia (jongkok) saat menuntaskan doodle art karyanya yang mengajak milenial untuk tidak golput pada Pemilu 2019. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Mengajak milenial dan generasi muda untuk tidak golput pada Pemilu 2019 yang digelar pada Rabu (17/4/2019), Valencia Elvira Sugihartono alumni Teknik Kimia fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya) menyampaikannya lewat karya doodle art.

Tidak seperti lazimnya doodle art yang dibuat dengan media selembar kertas, karya Valencia ini ditampilkan pada sebuah papan kayu berukuran 4 x 3 meter, dan untuk mempersiapkan sekaligus menuangkan lukisannya dibutuhkan waktu sekitar seminggu.

Setiap goresan karya Valencia diatas media papan kayu tersebut, berupa tulisan serta beberapa bentuk ornamen yang dituangkan merupakan simbol bermakna ajakan, aktivitas, dan harapan bagi kaum milenial untuk bangsa Indonesia agar menjadi lebih baik.

Sebuah ornamen paling menonjol pada media papan doodle art karya Valencia adalah tangan dengan jari kelingking dengan tinta warna ungu dibagian ujung jari kelingking sebagai simbol usai melakukan pencoblosan di TPS.


"Artinya, ini tangan seseorang yang sudah memberikan suaranya atau hak pilihnya. Milenial yang memberikan suaranya. Meskipun suara milenial dianggap kecil, kami tetap bagian dari bangsa ini. Bangsa Indonesia," terang Valencia.

Doodle art karya Valencia kali ini sengaja menampilkan atau lebih menonjolkan obyek-obyek tentang aktivitas anak-anak muda milenial sehari-hari. Sedangkan pada bagian tengah sebentuk bendera merah putih ditambah motif batik dibeberapa bagian lainnya.

Obyek-obyek itu menunjukkan harapan sekaligus pesan bagi milenial untuk menggunakan hak suaranya pada 17 April 2019 saat Pemilihan Umum (Pemilu) demi kemajuan bangsa dimasa mendatang.

Valencia yang saat ini adalah part timer pada Australia-Indonesia Partnership for Promoting Rural Income through Support for Markets in Agriculture (AIP PRISMA ), selalu meluangkan waktu 2 jam untuk merampungkan doodle art karyanya.

"Buat aku yang paling sulit justru mengukur dengan ketepatan atau presisi malah jadi kendala. Mungkin itu kendalanya. Selebihnya lancar kok. Seluruhnya dalam seminggu rampung, termasuk mempersiapkan medianya," pungkas Valencia.

Selain pesan dituangkan dalam gambar, doodle art, ditampilkan juga pesan secara eksplisit, Millennials Say No To Golput yang menjadi inti karya doodle art Valencia.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.