POLITIK

KPU Surabaya: Persiapan Pemilu di Surabaya Sudah 100 Persen

Laporan Agung Hari Baskoro | Selasa, 16 April 2019 | 12:46 WIB
Miftakhul Gufron Komisioner KPU Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan ketika ditemui di Kantor KPU Surabaya pada Selasa (16/4/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - KPU Surabaya menyatakan persiapan logistik menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 yang akan digelar besok, Rabu (17/4/2019) sudah 100 persen. Miftakhul Gufron Komisioner KPU Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan mengatakan, saat ini logistik sudah bergeser dari kecamatan ke kelurahan.

"Nanti malam sudah ada yang akan bergeser ke TPS. Kesiapan logistik penting dalam rangka menyongsong kesiapan untuk proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS," kata Gufron ketika ditemui di Kantor KPU Surabaya pada Selasa (16/4/2019).

Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan seluruh jajaran dari tinggat Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar mampu memonitoring pendirian TPS di masing-masing wilayah.

Terkait waktu pergeseran logistik dari kelurahan ke TPS, ia menyebut hal tersebut menjadi kebijakan masing-masing TPS. Dari 8146 TPS di Surabaya, ia menyebut ada yang pergeserannya dilakukan pada Selasa (16/4/2019) malam dan ada yang dilakukan pada Rabu (17/4/2019) subuh.


Ditanya terkait tren waktu bergeseran logistik dari Kelurahan ke TPS dari Pemilu tahun-tahun sebelumnya, ia menilai Pemilu 2019 tidak bisa disamakan. Pasalnya, pemilu ini memiliki 5 surat suara dan 5 kotak suara yang menambah beban logistik.

Sebagai informasi, warga bisa mencoblos di masing-masing TPS pada Rabu (17/4/2019) pukul 07.00 WIB hingga terakhir mendaftar pada pukul 13.00 WIB. Bagi peserta yang tidak terdaftar di DPT namun memiliki E-KTP dengan alamat di TPS bersangkutan, bisa memilih pada pukul 12.00 WIB-13.00 WIB. (bas/tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.