POLITIK

Rektor dan IKA Unair Keluarkan Imbauan Pascapemilu

Laporan Agung Hari Baskoro | Minggu, 21 April 2019 | 18:57 WIB
M. Nasih Rektor Universitas Airlangga Surabaya. Foto: Humas Unair.
suarasurabaya.net - Universitas Airlangga bersama Ikatan Alumni Universitas Airlangga mengeluarkan pernyataan menyikapi dinamika politik pascapencoblosan Pemilu 17 April 2019 kemarin.

M. Nasih Rektor Universitas Airlangga Surabaya mengatakan, pihaknya merasa terpanggil untuk menyatakan sikap yang diantaranya mengapresiasi penyelenggara pemilu dan pemilih atas kedewasaaan sikap sihingga sehingga pemilu dapat diselenggarakan dengan damai dan lancar.

"Adanya beberapa kekurangan tentu dapat dipahami dan tidak mengurangi terima kasih kami mengingat Indonesia yang demikian besar," kata Nasih dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/4/2019).

Nasih juga mengajak semua pihak untuk benar-benar menghargai dan menghormati suara dan pilihan rakyat, baik yang sama maupun yang berbeda pilihan serta menjaga perasaan mereka.


"Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menghentikan pernyataan/ klaim kemenangan sepihak, serta menyerahkan, mempercayakan, dan mengakui proses lanjutan rekapitulasi suara oleh KPU sesuai dengan peraturan, ketentuan, dan mekanisme sesuai UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017," katanya.

Unair dan IKA Unair, kata Nasih, juga mengimbai kepada masyarakat agara tidak menyebarkan informasi, analisis, dan data tanpa bukti yang sahih dan terverifikasi yang berpotensi untuk menciptakan kegaduhan dan perpecahan serta mendelegitimasi KPU dan Bawaslu sebagai lembaga yang dipercaya untuk menyelenggarakan Pemilu.

"Mari menjaga kedamaian dan persatuan sesama warga bangsa dengan tidak melakukan tindakan permusuhan serta memancing respon balik atau reaksi dari pihak-pihak yang tidak sepilihan dan sependapat," katanya. (bid)
Editor: Zumrotul Abidin



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.