POLITIK

Ketua Komisi 1 DPR RI Apresiasi Langkah Kemenlu Hadapi Krisis Politik di Hong Kong

Laporan Muchlis Fadjarudin | Selasa, 13 Agustus 2019 | 19:27 WIB
Seorang pengunjuk rasa melempar pembatas lalu lintas ke sekelompok melawan pengunjuk rasa anti-pemerintah, saat unjuk rasa mendukung mogok seluruh kota dan menuntut reformasi demokrasi di Hong Kong, China, Senin (5/8/2019). Foto: Antara/Reuters
suarasurabaya.net - Abdul Kharis Almasyhari Ketua Komisi 1 DPR RI mengapresiasi langkah Kemenlu RI khususnya Konsulat Jenderal RI di Hong Kong yang dikabarkan berhasil mengevakuasi 47 orang WNI di bandara Hong Kong yang sempat diduduki demonstran kemarin.

"Langkah cepat, sistematis dan taktis harus terus dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan WNI yang berada di Hong Kong apalagi dalam waktu seperti sekarang ini yang dimana demonstran mulai menyasar fasilitas publik berskala Internasional untuk itu Konjen RI di Hong Kong sudah tepat mengambil langkah seperti evakuasi yang dilakukan terhadap WNI yang berada di bandara," ujar Kharis dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/8/2019).

Dia minta agar keamanan dan keselamatan semua WNI menjadi tanggung jawab negara. Oleh karena itu Kementerian Luar Negeri (Kemlu) harus terus memastikan bahwa Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI) untuk tidak turut dalam aksi demonstrasi di Hong Kong yang bisa membahayakan keselamatan mereka.

"Kita punya sikap politik bebas aktif dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain, oleh karena itu saya menghimbau dan juga tentu pemerintah Indonesia meminta agar WNI para pekerja Indonesia yang berada di Hong Kong tetap mematuhi hukum disana dan jangan terlibat dalam setiap aksi demonstrasi di negara lain," tegas Kharis.


Belajar dari krisis politik di berbagai negara, Kharis meminta agar Kemenlu menyiapkan segala opsi untuk menangani dan membantu WNI di Hong Kong.

"Situasi di Hong Kong kalau semakin tidak terkendali saya kira pemerintah harus menyiapkan semua opsi seperti mengevakuasi semua WNI keluar dari Hong Kong jika diperlukan, namun selama WNI di Hong Kong menjauhi tempat para demonstran saya kira keamanan mereka masih dalam perlindungan keamanan disana," pungkas Kharis.(faz/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.