POLITIK

Tidak Ada Fasilitas Selain Ruangan untuk Anggota DPRD Jatim yang Baru

Laporan Denza Perdana | Minggu, 18 Agustus 2019 | 14:05 WIB
Ahmad Jailani Sekretaris DPRD Jawa Timur. Foto: DPRD Jawa Timur
suarasurabaya.net - Ahmad Jailani Sekretaris DPRD Jawa Timur menegaskan, tidak ada fasilitas lain selain ruangan untuk Anggota DPRD Provinsi Jatim periode 2019-2024.

"Tidak ada fasilitas selain ruangan. Komputer pun tidak ada. Bawa sendiri-sendiri," ujarnya ditemui di DPRD Jatim.

Demikian pula mobil dinas. Saat ini mobil dinas untuk Anggota DPRD sudah tidak diberikan, diganti tunjangan transportasi yang nilainya Rp15 juta per orang.

Sekretariat DPRD, kata Ahmad, sudah menyiapkan seluruh ruangan tambahan untuk 20 anggota DPRD di periode 2019-2024.


Sebagaimana diketahui, pada periode ini, jumlah anggota DPRD Jatim terpilih menjadi 120 orang dari sebelumnya 100 orang.

Ada dua bagian kesekretariatan DPRD Jatim yang akan pindah kantor agar ruangannya bisa dipakai oleh 20 orang anggota DPRD tambahan di periode ini.

Kantor staff bagian persidangan dan perundang-undangan akan pindah ke gedung baru yang sedang dalam proses pembangunan.

"Nah, kalau gedung bisa ditanyakan ke Dinas PU Cipta Karya. Kami sudah siapkan semua ruangan untuk 20 orang baru," katanya.

Selain ruangan, sejumlah kursi akan ditambahkan di ruang sidang paripurna. Ada satu baris kursi ditambahkan di bagian paling belakang ruangan itu.

"Satu baris, jumlahnya pas 20 orang. Jadi nanti mepet dengan pintu masuk," kata Ahmad lalu tertawa.

Mengenai anggota DPRD yang akan habis masa jabatan, Ahmad juga menegaskan tidak ada pesangon atau pemberian apapun atau kepada mereka.

Pada masa-masa sebelum periode ini, ada pin emas yang disiapkan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka selama lima tahun menjadi anggota DPRD.

Ahmad menegaskan, pengadaan pin itu pun tidak ada. "Tidak ada pesangon, tidak ada pin. Karena memang tidak ada anggaran untuk itu," ujarnya.(den/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.