POLITIK

DPR Minta Capim KPK Terpilih Bijak Menyikapi Keadaan KPK Sekarang

Laporan Muchlis Fadjarudin | Senin, 16 September 2019 | 18:22 WIB
Arsul Sani saat interupsi soal Capim KPK terpilih dalam rapat paripurna DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2019). Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Setelah disahkan dalam Rapat Paripurna Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih, Arsul Sani anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melakukan interupsi.

Dalam interupsinya, Arsul mengucapkan selamat atas terpilihnya lima Capim KPK yang akan menjabat selama empat tahun ke depan.

"Pertama-tama izinkan kami sekali lagi menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya empat orang bapak-bapak dan seorang ibu menjadi lima sekawan yang akan memimpin Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia untuk masa empat tahun ke depan," ujar Arsul dalam rapat paripurna DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2019).

Arsul mengingatkan kepada lima Capim KPK terpilih untuk bijak menyikapi keadaan KPK sekarang yang terlihat resisten terhadap mereka.


"Kita semua mengetahui bahwa di luar sana di gedung KPK, teman-teman kita banyak juga yang masih resistan terhadap bapak dan ibu selaku pimpinan KPK. Kami minta bapak dan ibu selaku lima orang pimpinan bisa menyikapi dengan bijak keadaan ini," jelasnya.

Arsul juga mengingatkan kepada lima Capim KPK untuk menggunakan prinsip menghindarkan kerusakan itu lebih utama daripada mengambil manfaat atau kebaikan. Kata dia, ini penting menjadi landasan dalam setiap pengambilan keputusan.

Arsul berharap kepada kelima Capim KPK terpilih untuk konsisten menjadi pimpinan KPK, atau tidak berhenti di tengah jalan.

"Yang terakhir yang ingin kami sampaikan adalah mudah-mudahan bapak-bapak konsisten untuk menjadi pimpinan selama empat tahun, jangan nanti ditengah jalan mengembalikan mandat kepada presiden," pungkas Arsul.

Sekadar diketahui DPR telah menetapkan lima Capim KPK terpilih. Mereka adalah Firli Bahuri sebagai Ketua KPK, dan empat wakilnya, masing-masing Alexander Marwata, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, dan Lili Pintauli Siregar.

DPR selanjutnya akan mengirim surat ke Joko Widodo Presiden soal hasil fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) terhadap lima Capim KPK terpilih ini. Setelah surat dari DPR diterima, maka Presiden selanjutnya akan melantiknya.(faz/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.