POLITIK

MPR Sepakat Gelar Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Pukul 14.00 WIB

Laporan Muchlis Fadjarudin | Rabu, 09 Oktober 2019 | 15:39 WIB
Rapat pimpinan tertutup di gedung Nusantara III MPR soal kesepakatan pelantikan Prrsiden dan Wakil Presiden Periode 2019-2024. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - MPR RI memutuskan menggelar acara pelantikan Joko Widodo Presiden dan Ma'ruf Amin Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 pukul 14.00 WIB.

Hal ini disampaikan Bambang Soesatyo Ketua MPR RI dalam konferensi pers usai menggelar rapat pimpinan tertutup di gedung Nusantara III, Kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Bamsoet menjelaskan, Sekjen MPR RI telah bekerja sejak dua minggu lalu untuk mempersiapkan pelantikan Presiden ini.

"Format awal yang sudah diputuskan atau diagendakan bahwa pelantikan seperti biasanya pukul 10.00 WIB, tapi itu tidak masalah kalau itu jatuh di hari kerja," ujar Bamsoet.


Tapi, kata dia, karena ini dijadwalkan hari Minggu, dengan berbagai pertimbangan atau wacana, maka diundur menjadi jam 16.00 WIB, karena untuk memberikan kesempatan beribadah bagi masyarakat yang beribadah pada hari Minggu dan tidak ingin mengganggu masyarakat yang berolah raga di Car Free Day (CFD).

"Kemudian kita tidak ingin mengganggu kegiatan masyarakat yang ingin berolahraga di car free day," jelasnya.

Tetapi, kata dia, ada juga wacana kalau pukul 16.00 WIB itu terlalu mepet dengan Maghrib. Akhirnya diputuskan acara pelantikan Presiden dilakukan pada pukul14.00. WIB.

"Akhirnya kita sepakat untuk mengusulkan nanti baik kepada Kesekjenan maupun kepada Protokol Istana untuk dilakukan pada pukul 14.00. WIB karena CFD berakhir pukul 11.00. WIB, kemudian ibadah juga selesai pukul 12-an atau pukul13.00 WIB kita juga yang muslim bisa selesai salat dzuhur kemudian kita juga masih sempat salat ashar setelah acara pelantikan selesai," tegasnya.

Menurut Bamsoet, sebelum pelantikan, pimpinan MPR akan berkunjung ke Presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024, kandidat Presiden dan Wakil Presiden (Prabowo-Sandi), termasuk ke Presiden-presiden RI sebelum Joko Widodo. Kunjungan tersebut sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

"Kami juga tadi sepakat bahwa sebelum tanggal 20 kami akan melakukan kunjungan dan bertemu silaturahmi tidak saja kepada calon presiden yang akan dilantik tapi juga kami akan mendatangi kandidat presiden yaitu Pak Prabowo dan Sandiaga Uno. Dan yang terpenting terpenting kami juga akan mengundang para mantan presiden seperti Ibu Mega dan pak SBY. Jadi kita sekaligus mengantar undangan agar beliau-beliau berkenan hadir pada acara pelantikan," kata Bamsoet.

Bamsoet berharap, pelantikan dapat berjalan dengan lancar dan akan menjadi suatu kesan politik yang baik bagi dunia internasional bahwa kondisi politik bangsa Indonesia stabil dan semua wajib menjaga kekhidmatan pelantikan Presiden tersebut.(faz/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.