POLITIK

Keluarga Mendukung Penuh Kalau Risma Terima Tawaran Menteri

Laporan Denza Perdana | Senin, 21 Oktober 2019 | 16:30 WIB
Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya di Balai Kota Surabaya, Senin (26/8/2019). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya menjadi satu dari tiga kepala daerah di Jatim yang mungkin dapat promosi jadi menteri di Kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024.

Hasto Kristiyanto Sekjen PDI Perjuangan beberapa waktu lalu memastikan, akan ada kepala daerah yang mendapat promosi menjadi menteri. Ada tiga kepala daerah di Jatim yang dinilai memiliki kapasitas.

Risma sebagai Wali Kota Surabaya adalah salah satu kepala daerah di Jatim, yang Hasto bilang, punya kapasitas. Lalu Budi Sulistyono (Kanang) Bupati Ngawi dan Abdullah Azwar Anas Bupati Banyuwangi.

Fuad Bernardi Putra Sulung Tri Rismaharini mengatakan, dia memang belum secara langsung diberitahu ibunya soal tawaran menteri. Namun, Fuad mengatakan, kemungkinan besar ada tawaran ke ibunya.


"Kayaknya, sih, ada ya. Tapi kalau ngomong langsung ke saya, enggak. Saya cuma denger-denger aja, kok," kata Fuad dihubungi suarasurabaya.net, Senin (21/10/2019).

Fuad mengatakan, dia memang belum bertemu langsung dengan ibunya belakangan ini. Karena Risma sedang ada kesibukan menghadiri beberapa kegiatan internasional di luar negeri.

"Kalau omong-omong (langsung) sih belum. Saya belum ketemu Ibu." Berdasarkan keterangan Bagian Humas Pemkot Surabaya, Risma dijadwalkan terbang dari Jerman ke Surabaya hari ini.

Sejak beberapa waktu lalu Risma ke Jerman untuk menjadi pembicara di sebuah acara yang digelar United Nations Children's Fund (Unicef/Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB).

Fuad membenarkan, Risma biasanya memberitahukan tawaran apapun kepada dirinya kepada keluarganya. Contohnya, tawaran untuk maju ke Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Soal tawaran menjadi menteri di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin, Fuad mengatakan dia menyerahkan semua keputusan kepada ibunya. Keluarga, kata Fuad, mendukung penuh keputusan Risma.

"Saya sendiri, sih, menyerahkan semua kepada Ibu. Karena yang menjalani nanti Ibu, jadi kami serahkan ke ibu tentang baik-buruknya. Kami cuman ngasih pertimbangan-pertimbangan aja," katanya.

Beberapa waktu lalu, Risma sempat ditanya soal kemungkinan mendapat tawaran menjadi menteri kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun, dia menegaskan, sampai saat itu belum ada tawaran kepadanya.

Dia juga mengatakan, niatnya masih sama, yakni melanjutkan amanah warga Surabaya sebagai Wali Kota sampai habis masa jabatannya. "Ya, kalau saya lihat Ibu tetap ingin jalankan amanah sampai akhir masa jabatan."

"Cuman, ya, saya enggak tahu lagi, nanti di perjalanan bakal seperti apa. Kami (keluarga) enggak tahu lagi. karena politik, kan, bisa berubah-ubah, ya. Keluarga akan mendukung penuh apa keputusan Ibu," ujar Fuad.

Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan sempat menyampaikan sinyal positif bahwa Risma akan mendapat rekomendasi menteri. Apalagi sekarang Risma sudah menjadi Ketua DPP PDI Perjuangan.

Hasto mengatakan, kalau presiden menilai profil Risma baik, tentu saja akan ada dialog antara Jokowi Presiden dengan Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDIP.

Proses pengajuan menteri kabinet, kata Hasto, tidak seperti mengusulkan kegiatan dengan mengajukan proposal dan lain-lain. Pengajuan menteri selalu lewat dialog.(den/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.