POLITIK

Presiden Menerima Laporan Pelaksanaan Pemilu 2019 dari Pimpinan KPU

Laporan Farid Kusuma | Senin, 11 November 2019 | 14:12 WIB
Arief Budiman Ketua KPU menyerahkan buku laporan kinerja KPU kepada Joko Widodo Presiden, Senin (11/11/2019), di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tujuh orang Pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU), siang hari ini, Senin (11/11/2019), mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta.

Kedatangan Arief Budiman Ketua KPU beserta enam Komisioner KPU, diterima Joko Widodo Presiden, di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Arief Budiman menjelaskan maksud kedatangan Komisioner KPU untuk menyampaikan laporan kepada Presiden menyangkut tiga hal.

Pertama, terkait pelaksanaan Pemilu 2019. Mengenai pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019, KPU memberikan sejumlah catatan penting untuk disampaikan kepada publik, antara lain meningkatnya jumlah caleg perempuan.


Menurut Arief, pada Pemilu 2019, jumlah caleg perempuan yang terpilih sebagai Anggota DPR dan DPD lebih banyak dari pemilu lima tahun sebelumnya.

Pada Pemilu Legislatif 2014, caleg DPR dan DPD perempuan yang terpilih sebanyak 131 orang. Tahun 2019, naik menjadi 162 orang.

Lalu, KPU mengungkapkan, ada kenaikan jumlah pemilih yang menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2019.

Bahkan, Komisioner KPU dengan bangga mengatakan, keikutsertaan masyarakat mencapai 82 persen, melebihi target nasional yang ditetapkan yaitu 77,5 persen.

Selain itu, Ketua KPU melaporkan, seluruh pejabat yang terpilih dari proses Pemilu 2019, sudah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal kedua yang dilaporkan KPU kepada Presiden adalah terkait persiapan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020. Kemudian yang ketiga, terkait tata kelola kelembagaan KPU.

"Laporan ini perlu kami sampaikan sebagai bahan evaluasi bagi para pemangku kepentingan, memberi masukan, memberi catatan, sekaligus menentukan langkah ke depan supaya pemilu dan demokrasi Indonesia semakin baik," ucapnya di Istana Kepresidenan Jakarta.

Lebih lanjut, Arief Budiman bilang, sesudah menyampaikan laporan kepada Presiden, KPU juga akan melaporkan kepada MPR, DPD, kementerian terkait, Polri dan TNI.

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup, Presiden didampingi Mahfud MD Menkopolhukam, Pratikno Menteri Sekretaris Negara, Pramono Anung Sekretaris Kabinet, dan Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri. (rid/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.