POLITIK

Puti Guntur Soekarno: Penerus Risma Harus Kader PDIP

Laporan Denza Perdana | Minggu, 08 Desember 2019 | 19:30 WIB
Puti Guntur Soekarno Anggota Komisi X DPR RI dari PDI Perjuangan (PDIP) dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR-RI yang berlangsung di salah satu hotel di Jalan Tambak Bayan, Surabaya, Minggu (8/12/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Puti Guntur Soekarno Anggota Komisi X DPR RI dari PDI Perjuangan (PDIP), yang juga keponakan Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDIP menegaskan, penerus Tri Rismaharini haruslah kader partai.

Keharusan itu, kata dia, adalah implementasi nilai-nilai Tri Sakti yang dicetuskan Ir Soekarno Presiden Pertama Republik Indonesia, terutama nilai pertama tentang kedaulatan di bidang politik.

"Saya kira kita (PDIP) punya legitimasi, karena kita memenangkan Pileg (Pemilihan Legislatif), jadi punya hak untuk mengusung kader terbaik (di Pilwali 2020)," kata Puti di Surabaya, Minggu (8/12/2019).

Puti menyampaikan ini kepada puluhan kader PDIP di Surabaya, dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR-RI yang berlangsung di salah satu hotel di Jalan Tambak Bayan, Surabaya.


Sementara, berkaitan kedaulatan ekonomi sebagai nilai kedua Tri Sakti, kader yang akan meneruskan kepemimpinan Risma sebagai wali kota harus punya program yang sesuai kebutuhan dan permasalahan masyarakat.

NIlai ketiga adalah Kedaulatan Kebudayaan, yang mana sosok pengganti Risma harus bisa membumikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dalam program kerakyatan untuk Surabaya.

"Kalau ditanya siapa, saya kembalikan ke penugasan partai. PDIP punya kader-kader terbaik. Tinggal rekomendasi saja," kata Puti.

Dia menilai, Whisnu Sakti Buana Wakil Wali Kota Surabaya yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi PDIP Jawa Timur juga merupakan salah satu kader potensial di PDIP Jatim.

"Mungkin saja Pak Whisnu, beliau salah satu kader terbaik partai, wakil Wali Kota Surabaya dua periode, pernah menjabat ketua DPC Surabaya. Tergantung DPP dan Ibu Ketua Umum," ujarnya.(den/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.